Rabu, 20 Januari 2010

ATLANTIS DI INDONESIA

ATLANTIS adalah legenda, Atlantis adalah misteri, dan Atlantis selalu mengundang pertanyaan. Benua yang disebut sebagai taman eden atau surga itu diyakini menjadi pusat peradaban dunia pada zaman es.

Meskipun manusia sudah mencari sisa-sisa keberadaan kota ini selama ratusan tahun dan lebih dari 5.000 buku mengenai Atlantis diterbitkan, tidak ada satu pun yang bisa memastikan di mana sebenarnya Atlantis berada dan benarkah Atlantis itu memang ada atau hanya dongeng yang dikisahkan filsuf Yunani, Plato. Ratusan ekspedisi yang menjelajahi Siprus, Afrika, Laut Mediterania, Amerika Selatan, Kepulauan Karibia hingga Mesir untuk mencari jejak Atlantis pun belum memperoleh bukti valid di mana surga Atlantis berada.

Setelah puluhan wilayah sebelumnya tidak juga memberi bukti valid, Indonesia kini disebut-sebut sebagai tempat Atlantis sesungguhnya, sebuah surga dunia yang tenggelam dalam waktu sehari semalam. Di antara begitu banyak pakar yang meyakini Atlantis berada di Indonesia adalah Profesor Arysio Santos. Geolog dan fisikawan nuklir asal Brasil ini melakukan penelitian selama 30 tahun untuk meneliti keberadaan Atlantis. Lewat bukunya, Atlantis: The Lost Continent Finally Found, Santos memberikan sejumlah paparan serta analisisnya. Santos menelusur lokasi Atlantis berdasarkan pendekatan ilmu geologi, astronomi, paleontologi, arkeologi, linguistik, etnologi, dan comparative mythology.

Menurut Santos, tidak kunjung ditemukannya jejak Atlantis karena orang-orang mencari di tempat yang salah. Mereka seharusnya mencari lokasi tersebut di Indonesia karena berbagai bukti yang kuat mendukung hal tersebut. Pendapat Santos ini memang masih diperdebatkan mengingat hingga kini belum ada ekspedisi khusus untuk mencari lokasi Atlantis di kepuluan Indonesia. Dalam keyakinan Santos, Atlantis merupakan benua yang membentang dari bagian selatan dari India bagian selatan, Sri Lanka, Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Paparan Sunda.

Santos meyakini benua menghilang akibat letusan beberapa gunung berapi yang terjadi bersamaan pada akhir zaman es sekitar 11.600 tahun lalu. Di antara gunung besar yang meletus zaman itu adalah Gunung Krakatau Purba (induk Gunung Krakatau yang meletus pada 1883) yang konon letusannya sanggup menggelapkan seluruh dunia. Letusan gunung berapi yang terjadi bersamaan ini menimbulkan gempa, pencairan es, banjir, serta gelombang tsunami sangat besar. Saat gunung berapi itu meletus, ledakannya membuka Selat Sunda. Peristiwa itu juga mengakibatkan tenggelamnya sebagian permukaan bumi yang kemudian disebut Atlantis.

Bencana mahadahsyat ini juga mengakibatkan punahnya hampir 70 persen spesies mamalia yang hidup pada masa itu, termasuk manusia. Mereka yang selamat kemudian berpencar ke berbagai penjuru dunia dengan membawa peradaban mereka di wilayah baru. “Kemungkinan besar dua atau tiga spesies manusia seperti ‘hobbit’ yang baru-baru ini ditemukan di Pulau Flores musnah dalam waktu yang hampir sama,” tulis Santos. Sebelum terjadinya bencana banjir itu, beberapa wilayah Indonesia seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Nusa Tenggara diyakini masih menyatu dengan semenanjung Malaysia serta Benua Asia.

Berdasarkan cerita Plato, Atlantis merupakan negara makmur yang bermandi matahari sepanjang waktu. Dasar inilah yang menjadi salah satu teori Santos mengenai keberadaan Atlantis di Indonesia. Perlu dicatat bahwa Atlantis berjaya saat sebagian besar dunia masih diselimuti es di mana temperatur bumi kala itu diperkirakan lebih dingin 15 derajat Celsius daripada sekarang. Wilayah yang bermandi sinar matahari sepanjang waktu pastilah berada di garis khatulistiwa dan Indonesia memiliki prasyarat untuk itu. Dalam cerita yang dituturkan Plato, Atlantis juga digambarkan menjadi pusat peradaban dunia dari budaya, kekayaan alam, ilmu/teknologi, bahasa, dan lain-lain.

Plato juga menceritakan negara Atlantis yang kaya dengan bahan mineral serta memiliki sistem bercocok tanam yang sangat maju. Merujuk cerita Plato, wilayah Atlantis haruslah berada di daerah yang diyakini beriklim tropis yang memungkinkan adanya banyak bahan mineral dan pertanian yang maju karena sistem bercocok tanam yang maju hanya akan tumbuh di daerah yang didukung iklim yang tepat seperti iklim tropis. Kekayaan Indonesia termasuk rempah-rempah menjadi kemungkinan lain akan keberadaan Atlantis di wilayah Nusantara ini. Kemasyhuran Indonesia sebagai surga rempah dan mineral bahkan kemudian dicari-cari Dunia Barat.

Menurut Santos, pulau-pulau di Indonesia yang mencapai ribuan itu merupakan puncak-puncak gunung dan dataran-dataran tinggi benua Atlantis yang dulu tenggelam. Satu hal yang ditekankan Santos adalah banyak peneliti selama ini terkecoh dengan nama Atlantis. Mereka melihat kedekatan nama Atlantis dengan Samudera Atlantik yang terletak di antara Eropa, Amerika dan Afrika. Padahal pada masa kuno hingga era Christoper Columbus atau sebelum ditemukannya Benua Amerika, Samudra Atlantik yang dimaksud adalah terusan Samudra Pasifik dan Hindia.

Sekali lagi Indonesia memiliki syarat untuk itu karena Indonesia berada di antara dua samudera tersebut. Jika terdapat begitu banyak kemungkinan Indonesia menjadi lokasi sesungguhnya Atlantis lalu, mengapa selama ini nama Indonesia jarang disebut-sebut dalam referensi Atlantis? Santos menilai keengganan Dunia Barat melakukan ekspedisi ataupun mengakui Indonesia sebagai wilayah Atlantis adalah karena hal itu akan mengubah catatan sejarah tentang siapa penemu perdaban. Dengan adanya sejumlah bukti mengenai keberadaan Atlantis di Indonesia maka teori yang mengatakan Barat sebagai penemu dan pusat peradaban dunia akan hancur.

“Kenyataan Atlantis (berada di Indonesia) kemungkinan besar akan mengakibatkan perlunya revisi besar-besaran dalam ilmu humaniora, seperti antropologi, sejarah, linguistik, arkelogi, evolusi, paleantropologi dan bahkan mungkin agama,” tulis Santos dalam bukunya. Selain Santos, banyak arkeolog Amerika Serikat yang juga meyakini Atlantis adalah sebuah pulau besar bernama Sunda Land yang luasnya dua kali negara India. Daratan itu kini tinggal Sumatra, Jawa dan Kalimantan. Salah satu pulau di Indonesia yang kemungkinan bisa menjadi contoh terbaik dari keberadaan sisa-sisa Atlantis adalah Pulau Natuna, Riau.

Berdasarkan penelitian, gen yang dimiliki penduduk asli Natuna mirip dengan bangsa Austronesia tertua. Rumpun bangsa Austronesia yang menjadi cikal bakal bangsa-bangsa Asia merupakan sebuah fenomena besar dalam sejarah keberadaan manusia. Rumpun ini kini tersebar dari Madagaskar di barat hingga Pulau Paskah di Timur. Rumpun bangsa ini juga melahirkan 1.200 bahasa yang kini tersebar di berbagai belahan bumi dan dipakai lebih dari 300 juta orang. Yang menarik, 80 persen dari rumpun penutur bahasa Austronesia tinggal di Kepulauan Nusantara Indonesia. Namun, pendapat Santos dkk yang meyakini bahwa Atlantis berada di Indonesia ini masih harus dikaji karena kurang dilengkapi bukti-bukti.

Pakar Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof Wahyu Hantoro mengatakan analisa Santos masih berupa hipotesa. Wahyu juga menilai pelu dijelaskan lebih lanjut kategorisasi jenis kebudayaan tinggi yang ada pada zaman Atlantis serta gelombang setinggi apa yang bisa membuat Paparan Sunda terbelah.(okz/yan)

Jumat, 15 Januari 2010

KONTEMPLASI

ini jam 3 pagi.....
stasiun tv dah pada muterin film lama
penjual makanan dah gak ada yg lewat
mo keluar,...brrrrr dingin banget
so, diiringi radiohead yg terus nyanyi 3 lagu gak bosen-bosen(hehehe..) saya coba sedikit berkontemplasi tentang hidup saya...
Saya merasa bahwa saya adalah orang yang cukup dapat mengapresiasi suatu keindahan.
Saya sering iri melihat teman-teman berbicara tentang karya-karya indah mereka sebagai wujud apresiasi seni mereka...dulu kami sering berbincang, sekedar tukar pikiran tentang ide-ide baru yang sebenarnya saya tahu bahwa saya susah untuk ikut terjun bebas seperti mereka.
Kini mereka telah eksis di dunia mereka dan menghasilkan karya-karya indah yang mendapat penghargaan luas.
Saya tahu kalau ada diantara karya-karya itu adalah hasil curah gagasan dengan saya.Tapi, untuk apa dipermasalahkan.
Jika di tangan mereka karya itu bisa dikenal oleh banyak orang itu jauh lebih bagus dibandingkan jika karya itu ada di tangan saya dan berakhir dalam kertas yang mungkin akan jadi bungkus kacang.Mengapa saya berkata demikian?
Karena banyak batasan-batasan dalam hidup saya yang saya ciptakan atau yang diciptakan oleh lingkungan terdekat yang membuat ide-ide itu tidak mungkin tumbuh subur dan merekah menjadi indah.....
Tidak...ini bukan masalah salah benar, ini hanya masalah pilihan yang harus saya lalui yang terkadang jika saya pikir kembali ada timbul keraguan terhadap pilihan ini.
Terkadang hati kecil saya bertanya..benarkah saya bagian dari pilihan ini ataukah saya yang memaksakan diri untuk memilih ini.
Dan malam ini hati saya sedikit lega ketika berpikir tentang rencana masa depan, dimana kelak ketika waktunya tiba kedua pilihan ini akan saya jalani keduanya.
Bagaimana caranya?biarlah waktu yang menjawab..hehehe.saya adalah tipikal orang yang suka membiarkan waktu saja yang menjawab pertanyaan saya....tanpa dipaksa dan tanpa memaksa.
Untuk saat ini, cukup hanya ide yang saya tularkan...di lain waktu mungkin sebuah karya.Tapi itu nanti, setelah saya merasa waktunya tepat untuk merobohkan batasan-batasan itu, setelah saya mengawinkan kedua pilihan saya...dan dari hasil perkawinan itu lahir istilah bahwa memimpin adalah proses melahirkan sebuah maha karya seni yang bernama negara yang adil dan makmur
Ya..."memimpin adalah proses melahirkan sebuah maha karya seni"....
Luar biasa......., kok saya tersenyum sendiri ya ngebacanya?sepertinya semua beban mengenai pilihan ini sudah tuntas dan lepas dari kepala ini.
"memimpin adalah proses melahirkan sebuah maha karya seni"............i like it...

Rabu, 13 Januari 2010

Percakapan Hati

Ada seorang ibu yang bercerita pada saya bahwa ia pernah bercakap-cakap dengan kedua buah hatinya, dan isi percakapan tersebut membuat saya merasa sangat tersentuh.Berikut saya kutip dari percakapan tersebut semoga dapat menginspirasi kita,

tadi malam Nuna berkata pada Xena . . . .

" adeeeekk,,sini deh, coba liat mata bunda seperti ada bintangnya yaa. . . " hhhhhmmmm,,itu bukan bintang sayang,,itu cinta. . . cinta bunda utk kalian,,yang ga akan pernah padam hingga akhir nanti. . . .~ ~

Senin, 11 Januari 2010

SURAT UNTUK SURGA

Bandung, 11 Januari 2010


Kepada sahabatku
di
surga


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Apa kabar kawan?sudah cukup lama kau meninggalkan kami namun kami yakin bahwa disana kau baik-baik saja, berbahagia, dan tetap mengingat kami.Kadangkala kami masih sering berbicara tentang kau, tentu hal-hal yang baik darimu lah yang selalu kami kenang kawan.Terkadang kami juga terkenang kisah-kisah lucu dan konyol bersamamu.
O iya..sejak kepergianmu banyak hal yang berubah kawan, ada yang telah berencana menikah atau telah menikah, ada yang telah mendapat pekerjaan, ada yang menghentikan kenakalan karena terinspirasi oleh pribadimu kawan...dan sebagainya.Kami merasa bersyukur sempat mengenalmu kawan, karena kau memang pribadi yang sangat pantas untuk dikenal dan bisa menginspirasi kawan-kawan yang lain.
Pada awal kepergianmu kami semua merasa sangat sedih dan terpukul karena merasa kehilanganmu kawan.Namun seiring perjalanan waktu kami akhirnya menyadari bahwa kesedihan kami sebenarnya tidak berguna, kami merasa yakin sekali bahwa kau tidak menginginkan kami semua bersedih.Setelah sekian lama waktu berjalan, kami akhirnya menyadari bahwa keperginmu sebenarnya sangat membahagiakan untukmu karena kau dapat bertemu kembali dengan orang-orang yang kau cintai yang telah pergi lebih dahulu.Dan yang terpenting, kau telah berbahagia menghadap Zat yang kau cintai..Allah Yang Maha Segalanya..
Dengan kepergianmu pun kau masih dapat mengajarkan satu hal yang berarti bahwa kepergian orang yang kita cintai untuk selamanya bukanlah suatu hal yang harus ditangisi.Mengapa?karena orang yang telah pergi tersebut sebenarnya berbahagia menghadap pemiliknya yang sejati.Jadi, pantaskah kita menangis sedih dan terpukul ditengah kebahagiaan orang yang kita cintai?tentu saja tidak.Kita tentu tidak ingin merusak kebahagiaan itu, kita tentu tidak ingin menjadi sesuatu yang memberatkan bagi orang yang kita cintai.
Kawan, bahkan hingga kau tiada kau masih dapat mengajarkan sesuatu yang bermakna.Ingin rasanya kelak ketika kami juga harus pergi, kami dapat mengajarkan hal yang sama pada orang-orang yang mengenal kami.
Sekian dulu surat dari kami kawan.Mungkin di lain waktu kami kan mengabari lagi keadaan kami.Kebahagiaanmu disana juga merupakan kebahagiaan kami disini.
Wassalam

Minggu, 10 Januari 2010

KERAJAAN TUBUH

Assalamualaikum.....
Saat membaca judul ini, mungkin ada diantara teman-teman yang bertanya-tanya..."apa sih kerajaan tubuh"?
Pengertian ini sebenarnya timbul dari rasa ingin tahu saya tentang tugas manusia dimuka bumi sebagai Khalifatullah fil ardhy yang sering diartikan sebagai pemimpin dimuka bumi.
Kemudian saya bertanya-tanya,jika saya tidak berhasil menjadi pemimpin (presiden, gubernur, bupati, walikota, camat, dsb)apa saya tetap menjalankan tugas yang diperintahkan?
Jawabannya perintah harus tetap dijalankan...karena kelak kita akan berkeluarga, disitu ada suami/istri dan anak-anak yg bisa kita pimpin
Baiklah, pertanyaan selanjutnya, bagaimana jika takdir menyatakan bahwa seseorang akan mati sebelum sempat menikah, apakah tugas masih harus dijalankan?
Jawabannya perintah tetap harus dijalankan..karena manusia harus memimpin dirinya sendiri
Apa teman-teman sudah melihat ada kaitannya?kalau belum, maka akan saya lanjutkan..
Kemudian waktu itu saya iseng-iseng berburu di internet untuk menjawab pertanyaan saya tentang memimpin diri sendiri dan berikut adalah penjelasan saya dari pencarian saya selama ini
Selama ini ternyata banyak orang yang tersesat pada pengertiannya sendiri bahwa yang diberi tugas sebagai Khalifatullah fil ardhy adalah raga ini padahal yang diserahi tugas oleh Allah adalah ruh kita yang kemudian ditiupkan pada jasad kasar kita.Tubuh hanyalah sarana,karena nanti tubuh akan mati dan yang kembali menghadap Sang Maha Segalanya adalah ruh kita
Jadi,Allah memberikan pada masing-masing ruh sebuah kerajaan untuk dikelola dengan baik.kerajaan itu bernama kerajaan tubuh/raga.
Di dalam kerajaan tubuh juga terdapat susunan aparat pemerintahan sebagai berikut:
1.Ruh/Jiwa sebagai Pemimpin
2.Otak/akal pikiran sebagai maha patih/perdana menteri
3.Hati sebagai menteri
4.Mulut sebagai juru bicara kerajaan
5.Mata dan telinga sebagai badan intelijen
6.Tangan dan kaki sebagai prajurit beserta patih-patihnya
7.Darah,tulang,urat dsb sebagai rakyat di negeri kerajaan
Ketika susunan tersebut telah kita ketahui maka mulailah untuk mendengarkan apa yang diperintahkan oleh jiwa kita.Awalnya saya sangat kesulitan karena kerajaan tubuh sedang dikuasai penguasa yang lalim dan kejam.Penguasa tersebut mendapatkan tahta melalui konspirasi kotor.
Raja yang berkuasa pada saat itu ialah Hawa Nafsu..Segala keinginannya harus dituruti dengan cara halal atau haram boleh-boleh saja.
Kemudian di bulan Ramadhan tahun lalu saya berhasil mendengar suara raja sejati yang saya cari-cari.Kamipun mulai berkenalan dan menyiapkan pertempuran.Setelah bertempur habis-habisan di bulan Ramadhan dan memenjarakannya selama sebulan penuh Jiwa pun menduduki kembali tahtanya yang sempat dirampas.
Namun sayangnya pada hari Idul Fitri, pada saat sang raja merayakan hari kemenangannya hawa nafsu melarikan diri dari penjara dan dinyatakan buron hingga kini.
Keberadaannya mulai terdeteksi oleh para intelijen kerajaan yang langsung melaporkan kepada sang raja.Hingga hari ini raja sering mengundang Maha Patih pikiran dan Menteri hati untuk menanggulangi bahaya laten hawa nafsu.Menurut sang raja,posisi Maha Patih dan Menteri rawan untuk disusupi oleh hawa nafsu dengan berbagai macam kedoknya.Terkadang hawa nafsu mengirim utusan untuk berkompromi dengan Kementrian Hati dan Kepatihan Pikiran namun utusan itu selalu ditolak oleh kementrian dan kepatihan.
Saat ini, perubahan pesat di kerajaan telah terjadi.Banyak hal yang berubah menjadi lebih baik berkat kerjasama yang apik antara raja jiwa,menteri hati,mahapatih pikiran,dan seluruh rakyat.Perintah-perintah sang raja kini murni hanya untuk mensejahterakan rakyatnya, tidak seperti hawa nafsu yang hanya mementingkan kesenangannya sendiri.Ketika hawa nafsu memerintahkan rakyat untuk berbuat buruk maka seluruh negeri menanggung akibatnya, penyakit berdatangan,stress berkepanjangan, dan sebagainya.
Berbeda dengan perintah raja jiwa yang membawa dampak positif seperti: negeri menjadi sehat, religius,dan teratur.
Hingga saat ini raja selalu menekankan pentingnya mewaspadai bahaya laten hawa nafsu.
Semoga di Ramadhan 1431 H nanti kerajaan kembali dapat memenjarakan hawa nafsu.
Demikianlah sedikit perumpamaan dari saya mengenai cara kita memimpin diri kita sendiri.Bukankah memimpin harus dimulai dari hal terkecil terlebih dahulu.
Mudah-mudahan tulisan ini bisa menginspiras teman-teman untuk mencari strategi yang tepat untuk memenjarakan hawa nafsu..
Terima Kasih banyak
Selamat memimpin dan selamat berjuang

Jumat, 08 Januari 2010

LAGU HIDUPKU

Assalamualaikum......
Disini saya kembali menulis dengan topik yang cukup sederhana, yaitu mengenai lagu yang paling berkesan dalam sejarah hidup kita dari sejak kecil hingga di usia kita sekarang.
Saya cukup yakin bahwa jawaban kita pasti akan berbeda satu sama lain karena adanya perbedaan dalam kesan terhadap sebuah lagu
Saya ingin sedikit bercerita tentang lagu yang paling berkesan bagi saya dan semoga teman-teman dapat perlahan-lahan menggali memori kehidupan masing-masing.
Hal ini kelihatannya sepele tapi sebenarnya ada nilai lain yang terkandung didalamnya yaitu kemampuan kita untuk memberi nilai terhadap moment-moment penting di hidup kita sendiri(kurang lebih pengertiannya:soundtrack hidup kita)
Okey mari kita mulai ceritanya
Cerita dimulai entah berapa tahun yang lalu karena saya pun masih teramat kecil untuk secara spesifik mengingat hal-hal seperti itu.Saya hanya ingat waktu itu malam menyelimuti kota Dompu, dan anehnya saya merasa sangat tidak nyaman di malam itu.Saya menangis dan terus menangis, apa yang menyebabkan saya menangis pun saya tidak mengerti.
Beberapa orang mencoba menghibur saya akan tetapi tidak satupun yang membuahkan hasil, bahkan ibu saya pun bingung bagaimana cara meredakan tangis saya.Lalu ibu saya menggendong saya keluar rumah.
Beliau menunjuk bintang-bintang di angkasa sambil bertanya kepada saya.."epang mau gak pergi ke bintang"?..dan saya pun menjawab "mau, epang mau jadi bintang juga".
Kemudian sayup-sayup terdengar ditelinga saya sebuah lagu yang dinyanyikan dengan lirih oleh seorang ibu yang tegar...lirik lagu tersebut kurang lebih seperti ini
"Bintang kecil dilangit yang biru..amat banya menghias angkasa.Aku ingin terbang dan menari,jauh tinggi ke tempat kau berada"
Dalam imajinasi kanak-kanak saya pada saat itu, saya berpakaian seperti astronot kemudian terbang dan berlari-lari di langit,oh..indahnya.Perlahan saya pun terbuai ke alam mimpi dan satu kalimat yg samar-samar masih sempat tertangkap oleh telinga saya ialah "Epang pasti bisa jadi bintang yang paling terang nanti kalau sudah besar"
Perlahan-lahan usia bertambah namun memori tentang hal itu tidak pernah hilang.
Ketika menginjak bangku SMP,SMA saya selalu berusaha untuk menjadi bintang yang paling terang dan saya merasa berhasil...yah,keberhasilan kan sesuatu yang subyektif tidak melulu dari keberhasilan akademik.
Saat saya merantau, kadang-kadang rasa rindu terhadap kampung halaman itu datang dan teman-teman boleh percaya boleh tidak pada saat itu obatnya hanya lagu bintang kecil yang tentunya saya nyanyikan dengan versi saya sendiri dan jauh lebih menyentuh.
Kini di akhir masa perantauan, saya coba untuk menggali makna filosofis dari lagu tersebut yang menurut saya kurang lebih "Untuk menuju bintang/kesuksesan dunia dan akhirat ternyata harus dilakukan tanpa beban dan dengan hati riang agar tidak terjadi kejenuhan dalam bekerja yang ujung-ujungnya kemudian melahirkan stress(terbang dan menari, jauh tinggi ke tempat kau berada)"
Kita tetap harus fokus pada tujuan kita dengan mengetahui segala hal tentang target yang ingin dicapai, dalam hal ini mengetahui dan fokus pada posisi bintang tersebut (bintang kecil dilangit yang biru,amat banyak menghias angkasa)
Dan saat saya menulis artikel ini, anda bisa membayangkan saya sedang mengetik sambil bersiul lagu bintang kecil yang sangat fenomenal untuk saya sendiri...hehehe
Nah, sekarang tinggal teman-teman coba untuk memutar balik kaset kehidupan teman-teman untuk mencari sesuatu yang berharga yang mungkin bisa menjadi senjata untuk mengarungi hidup di masa depan..
Okey, sekian dulu ya...

RANGGAKALA

Sebuah persaudaraan yang dibentuk dari mimpi yang sama diantara kita. Sejuta harapan dan mimpi kita terangkum di dalamnya, mimpi dan harapan yang menginginkan masa depan yang jauh lebih baik. Persaudaraan kita tidak terbentuk dari kata-kata dan istilah yang melangit. Persaudaraan ini terbentuk hanya dari ucap kata sederhana yang dapat dimengerti oleh segenap umat manusia. Bukankah sangat tidak mungkin jika kita berbicara dengan bocah SD dengan bahasa para remaja SMA??….Artinya, perubahan harus dilakukan dengan perbuatan karena hanya bahasa perbuatan yang dapat dimengerti secara universal.
Perubahan yang kita inginkan tidak hanya sebatas teori dan retorika beradu argument yang dipenggal dari kutipan-kutipan di buku dan menggunakan bahasa yang melangit. Perubahan seperti itu hanya omong kosong, jangan harap orang lain mau berbuat sesuatu jika kita tidak dapat melakukan sesuatu. Jangan harap orang lain mau mendengarkan kita jika kita berbicara dengan teori, kutipan, dan doktrin milik orang lain. Orang lain hanya akan mendengar ketika kita berbicara dengan bahasa hati yang timbul dari kepekaan kita menyikapi suatu permasalahan. Disitulah kecerdasan dan kebijaksanaan berpikir seseorang terlihat.
Mulai dari hari ini, esok, dan seterusnya mari kita terus berbuat yang terbaik dimanapun kita berada, mari kita berbuat yang terbaik kepada siapapun. Mari kita berhenti saling menyalahkan tanpa memberikan solusi, mari kita berhenti saling memusuhi dan saling curiga. Mari kita mengatakan..”pegang tanganku kawan, aku akan selalu berada disisimu apapun yang terjadi”
SALAM DAMAI RANGGAKALA

09 PAGI

Pagi ini aku terbangun dengan perasaan bersyukur atas semua yang telah aku miliki……dan dengan tekad untuk meraih apa yang belum sempat kuraih.
Pagi ini kumohonkan pada Tuhan agar meletakkan dunia di tanganku dan bukan di hatiku agar aku tak terlalu mencintainya namun agar aku dapat menggenggam dan mengendalikannya hingga bukan aku yang dikendalikan olehnya






White Marlboro,a glass of
Milk,n kings of convenience
Di kos bagusrangin

MONOLOG

Malam ini ada yang ingin kukatakan,namun mungkin tak terlalu indah....Bertahun-tahun menunggu saat ini tiba,setiap saat hanya memikirkan tentang hari ini.Penantian ini harus kuakhiri entah manis entah tidak…
Terlalu melelahkan bagiku bila harus melewati hari-hari dengan terus membawa tangis dan senyummu.Terlalu berat bila ternyata tak pernah ada kepastian.
Malam ini aku ingin berkata….Aku Sangat Mencintaimu…
Sangat mencintai setiap lekuk tawa dan tangismu...sangat mencintai engkau sebagai manusia biasa dengan segala kelebihan dan kekuranganmu.
Aku tak tahu apa yang harus kukatakan lagi...Hanya bisa berharap ada tempat untukku dihatimu yang terindah.

Renungan Jiwa

Berikanlah yang terbaik pada setiap detak nadi kehidupan
Karena sejatinya,hidup adalah saat ini..
Bukan kemarin….dan
Bukan jua esok
Setiap detik kehidupan adalah dzikrullah
Setiap saat dan setiap waktu….
Karena hanya Allah semata
Tempat segala puji bersemayam

31 agustus 09

DISINI

disini…
Dari sudut tempat ku berdiri
Banyak pahatan kisah kutemui…..
hitam dan putih,pahit dan manis,tawa dan tangis
disini…..
dari sudut tempatku merenung
kutemukan goresan maha indah….
lukisan separuh sayap yang selama ini kerap kucari


sigur ros
titiran dalam,bandung

UNTUKMU

Belahanku….
Ada saat bintang-bintang paparkan pekatku
Kau tak bisa kilaukan hidupku
Namun ada yang selalu kuinsyafi
Kau tak lelah tergores waktu tuk cintaiku
Belahanku……
Biar kupunguti serpihan rasa yang kau pecah
Biar kupintal benang hati yang kau untai
Agar kau fahami
Aku mencintaimu
Teramat,terlalu,dan berlebih

HATI YANG TERSEMBUNYI

Kala bibir tak mampu berucap
Pun juga tak mampu bernyanyi
Tentang kelopak hatiku yang mekar
Di dalam taman cintamu
Mungkin itu jauh lebih baik
Karna jika kau insyaf akan semua ini
Sepenuhnya kau kan beranjak pergi
Meninggalkan hatiku meranggas dan mati






23.30
batik jogja

SINCI ADEKU

Aku lelah…..
Bagai ribuan langkah telah kuhela
Peluh bercucuran…..
Seperti terbakar terik kala kuberlari
Airmata menggenang…
Bak ada yang kutangisi
Aku merunduk….
Layaknya ada yang kusesali
Aku terperanjat…!!
Ternyata aku masih disini
Diam,statis,tak berubah
Ternyata bukanlah aku yang lelah berlari
Tapi waktu yang terus menerus mengejarku
Dan aku terus bersembunyi dari kejarannya
Baru kuinsyafi……
10 tahun sudah ia memburuku
Menginginkanku sudahi permainan
Maafkan aku karena terus bersembunyi
Maafkan aku yang terlambat mengerti semua
Maafkan aku yang slama ini selalu memandangmu
Dari sisi yang berbeda
Maafkan aku yang slalu menyalahkanmu
Maafkan…
Maaf…..





00.10 kamar kost titiran
sendiri....
erfan

DOA DARI KAMI...

Yaa Allah....puji dan syukur kami panjatkan padaMu yang telah menurunkan seorang pemimpin yang dapat menjadi panutan dalam hidup kami
Yaa Allah...telah hampir 5 tahun beliau meninggalkan kami semua dan pergi menghadapmu.
Beliau telah mengakhiri tugas beliau sebagai khalifatullah fil ardhy dan pulang kepadaMu Yaa Allah
Beliau telah mengajarkan banyak hal pada kami, beliau telah mencurahkan segenap perhatian beliau untuk kami
Kami bersyukur sempat berguru pada beliau,
Kami bahagia sempat merasakan limpahan kasih dan sayang beliau
Walaupun beliau telah tiada, namun ajaran-ajaran beliau akan selalu hidup takkan pernah renta dan mati.
Yaa Allah..ampunilah segala kesalahan yang pernah beliau lakukan dan semoga ilmu dan ajaran beliau yang coba kami terapkan dalam kehidupan kami dapat menjadi pahala yang terus mengalir untuk beliau.
Yaa Allah...tempatkanlah beliau di tempat terindah di sisiMu, sebagaimana beliau selau menempatkan kami di dalam relung terindah hati beliau.tempat yang keindahannya pun tak mampu tuk kami bayangkan.
Yaa Allah...tempatkanlah beliau bersama para syuhada yang telah gugur dalam menegakkan agamaMu
Dan dengan segala kerendahan hati, jiwa, dan raga kami memohon agar Engkau berkenan mengabulkan permohonan kami ini.....Amiin yaa robbal alamiin
AL FATIHAH...



Muhammad Erfan
Bandung 21 Muharam 1431 H/7 Januari 2010

JANJI FUU RANGGA

Alkisah,berkumpul sepuluh orang pemuda dibawah pohon bidara(fuu rangga).mereka membicarakan berbagai macam hal demi kemajuan negeri Dompu yg mereka cintai,tak terasa malam pun menjelang dan kesepuluh pemuda masih asyik melakukan brainstorming(curah gagasan).Pembicaraan terus berlangsung hingga pagi pun tiba,satu kata sepakat telah tercipta yaitu mengangkat salah seorang dari mereka menjadi seorang pemimpin.Pria yang bernama Sulaiman dan dipanggil La Lema itupun berjanji akan memenuhi janji yang telah mereka sepakati bersama.
Lema mencalonkan diri sebagai calon pemimpin yang akan dipilih oleh rakyat,singkat cerita tiba waktunya Lema menjabarkan visi dan misi di hadapan pendukungnya.Lema pun berkata dengan singkat dan tanpa mengobral janji”visi mada ke,nee kamaju dana ra rasa ndai ake..misi mada ke ndadi pelaksana au ra nee ba ita doho ma kaso”
Waktu pemilihan pun tiba dan Lema akhirnya menang mutlak.Selain memenangkan suara rakyat,Lema pun memenangkan hati rakyat yang menginginkan seorang pemimpin itu memposisikan diri sebagai abdi rakyat.Syukuran atas kemenangan pun dilaksanakan,Lema memutuskan melakukan open house selama seminggu penuh dan selama itu pula rakyat terus bedatangan memberikan selamat dan berkeluh kesah tentang keadaan mereka yang didengarkan oleh Lema dengan penuh perhatian.
Masa open house pun usai,sekarang tiba saatnya untuk bekerja.Satu demi satu Lema menelaah permasalahan yang terjadi hingga akhirnya Lema sampai pada satu kesimpulan bahwa semua permaalahan terjadi karena kurang meratanya kesejahteraan,hal ini disebabkan karena kurangnya jiwa entrepreneurship dan hanya berharap menjadi pegawai pemerintahan.Lema berfikir untuk memulai gerakan revolusi mental terhadap rakyatnya.Lema memberi kredit lunak sebagai modal usaha,dan bagi wirausaha yang berhasil Lema memberikan reward.Gerakan ini berhasil karena berorientasi pada hasil yang nyata dan langsung menyentuh sektor yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Singkat cerita,masyarakat yang terbangkitkan kesejahteraannya karena dampak berantai dari suksesnya hampir semua masyarakat mulai dapat menyelesaikan pemasalahan mereka masing-masing.Tak terasa lima tahun pun berlalu dan masa kepemimpinan Lema harus berakhir,namun masyarakat yang merasakan hasil nyata kepemimpinan Lema menginginkan Lema memimpin mereka lagi.namun hal yang tak disangka terjadi,Lema tidak bersedia untuk memimpin kembali.
Kepada para rakyatnya Lema berkata “selama ake,laina mada ma kamaju ita doho ma kaso,pala ndai ita doho ma kaso ma ntau rawi re.Mada ke pembantu ita doho mpa,`di ma tio lampa ro wati na program ke.Mada `bade,mboto pu dou Dompu ma kalai ma loa ese mai mada,`d ma waa ita `doho ma kaso lebih maju daripada senai ake.Tugas mada waura nggori hampa ta ake mpa”.Pidato Lema diakhiri dengan isak tangis rakyatnya yang sangat mencintai Lema.
Mengapa Lema begitu dicintai rakyat?ternyata semua itu karena janji di bawah pohon bidara yang berbunyi..”Mada La Lema aima ngadi ake sampe lima mbaa sa tando,ku sake di Ruma,mada `di ma ndadi pembantu rakyat…laina rakyat di ma ndadi pembantu mada.”Janji inilah yang membawa Lema pada kesadaran bahwa segala yang dilakukannya hanya untuk orang yang dilayaninya.Segala yang jadi keinginan baik rakyat harus dilaksanakan oleh Lema sebagai abdi rakyat.
WAHAI PARA CALON PEMIMPIN BERTINDAKLAH SEBAGAI ABDI RAKYAT YANG SEBENAR-BENARNYA…..


Muhammad Erfan
Bandung 1 Muharam 1431 H/
18 Desember 2009

FUNGSI MENGENAL DIRI DIKAITKAN DENGAN TUJUAN HIDUP MANUSIA DI MUKA BUMI

MENGENAL DIRI
Mengenal diri artinya memahami dan mengetahui segala sesuatu yg berkaitan dengan diri kita, baik dari segi fisik maupun dari segi psikologis.
Sejak awal penciptaannya, manusia memiliki kecenderungan untuk mengenali siapa, apa, dan bagaimanakah sejatinya dirinya. Ada banyak konsep apa dan bagaimana mengenal diri hasil pemikiran manusia maupun yang lahir dengan landasan agama. Konsep-konsep ini telah beribu-ribu tahun lamanya mengiringi perjalanan hidup umat manusia di muka bumi. Beberapa di antaranya yang sangat populer yaitu konsep meditasi dan konsep tafakur Islam.
Konsep-konsep tersebut melahirkan kesadaran akan eksistensi kita di dunia ini. Kesadaran ini akan mampu membangkitkan kekuatan tersembunyi manusia yang masih terpendam. Konsep-konsep ini sempat terlupakan karena lahirnya ledakan teknologi yang menyebabkan manusia menjadi tergantung kepada teknologi dalam kehidupannya.
Kini di zaman modern ini, semakin banyak orang yang stress dan depresi akibat tidak mengenal dirinya sendiri dan hidup dalam paradigma yang dibentuk oleh lingkungan sekitar sejak kecil. Saat ini orang-orang berlomba-lomba mencari cara untuk mengenal dirinya baik melalui konsep spiritual maupun konsep meditatif yang tidak berkaitan dengan spiritual sama sekali. Hal ini terjadi karena kini hasil penelitian ilmiah menunjukkan bahwa kecerdasan emosional(EQ) dan kecerdasan spiritual(SQ) sangat dipengaruhi oleh faktor kesadaran dan pengenalan terhadap diri manusia itu sendiri.


FUNGSI MENGENAL DIRI
Kegiatan meditatif dan spiritual yang dilakukan dalam rangka melakukan pengenalan terhadap diri memiliki banyak fungsi,yaitu:
1. Membuka gerbang kesadaran manusia mengenai siapa dirinya
2. Menguak tabir mengenai kaitan antara diri dan alam semesta
3. Memandang permasalahan secara jernih dan holistik
4. Lebih tenang dan bijak dalam menyikapi kenyataan hidup
5. Memahami fungsi keberadaan diri di dunia
Kelima hal diatas akan bermuara pada satu hal yaitu bagaimana menyikapi tujuan hidup kita di dunia ini.


TUJUAN HIDUP MANUSIA DI MUKA BUMI
Kajian mengenai tujuan hidup manusia tidak akan pernah usai. Hal ini disebabkan oleh pemahaman kita terhadap diri yang sangat beragam. Latar belakang keluarga dan lingkungan pun turut mempengaruhi pandangan kita akan tujuan hidup kita di dunia.
Sejatinya, menurut semua agama dan aliran yang ada di muka bumi ini tujuan hidup yang hakiki ialah mendekatkan diri kepada Sang Maha Segalanya. Mendekatkan diri kepada Yang Maha Pencipta itu ialah beribadah.
Beribadah yang dimaksud disini bukan sebatas ritual keagamaan tertentu seperti shalat, puasa dan sebagainya. Beribadah memiliki dua pengertian yaitu pengertian secara sempit dan pengertian secara luas. Beribadah dalam arti sempit adalah ibadah yang disyariatkan seperti shalat, puasa dan sebagainya dan ini hukumnya wajib untuk dilaksanakan. Beribadah dalam arti luas mengandung pengertian bebuat baik dengan tujuan untuk semakin mendekatkan diri kepada-Nya seperti membantu orang lain, menjaga kebersihan dan sebagainya. Ibadah dalam arti luas ini juga harus kita laksanakan sepanjang hari selama 24 jam dalam sehari selama kita hidup.
Selama ini mungkin kita telah banyak berbut baik dalam hidup namun terkadang masih ada unsur pamrih dan tidak ikhlas. Hal inilah yang harus direformasi dalam diri kita. Niatkan segala perbuatan yang kita lakukan sehari-hari hanya sebagai ibadah kepada-Nya dan kita melakukannya secara sadar dalam upaya untuk mendekatkan diri kita kepada-Nya.
Jika hal diatas dapat kita lakukan secara ikhlas, maka perubahan besar akan terjadi pada diri kita. Kekuatan tersembunyi dalam diri kita akan tersibak dan insting akan semakin tajam sehingga kita dapat menjalani hidup dengan baik dan tidak tertekan. Segala langkah kita pun mulai terarah dengan sendirinya tanpa sadar menjadi sesuai dengan tujuan hidup kita. Keikhlasan yang kita jalani pun akan membuat hidup jauh lebih mudah karena Tuhan selalu ada bersama orang-orang yang menjalani hidup dengan penuh keikhlasan.
Disinilah letak fungsi pengenalan diri dikaitkan dengan tujuan hidup kita sebagai manusia di muka bumi ini. Kita akan lebih paham faktor-faktor kekuatan apa saja yang ada dalam diri kita yang bisa menjadi senjata dalam mengarungi hidup yang penuh dengan ujian ini.
Sekian kiranya yang dapat penulis sampaikan pada saat ini. Mohon maaf jika ada kekurangan dan kesalahan, itu semua dapat terjadi karena keterbatasan pengetahuan penulis. Namun sesedikit apapun ilmu yang kita miliki akan lebih baik jika dibagi agar kita mendapat tambahan ilmu karena mendapat masukan dari orang lain. Terima kasih banyak untuk kawan-kawan yang telah meluangkan 15 menit waktu yang berharga dalam hidupnya untuk membaca tulisan penulis. Di lain waktu mungkin penulis akan mengangkat topik lain lagi. Saran dan masukan dari kawan-kawan sangat diharapkan. Sekali lagi, dengan diri dan jiwa saya..saya haturkan berjuta terima kasih.